Wall Street di merah karena ketakutan resesi zona euro
Kamis, 23 Februari 2012 06:07 WIB | 2346 Views
Seorang pialang sedang memperhatikan harga saham melalui layar di Bursa Saham New York. (FOTO ANTARA/REUTERS/Lucas Jackson/djo/11)
Berita Terkait
New York (ANTARA News) - Saham-saham di Wall Street mengakhiri Rabu secara moderat di merah (Kamis pagi WIB), setelah data zona euro mengecewakan sehingga menambah tanda-tanda resesi di wilayah yang dicabik utang tersebut.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 27,02 poin lebih rendah (0,21 persen) pada 12.938,67, lapor AFP.
Komposit teknologi Nasdaq merosot 15,40 poin (0,52 persen) menjadi 2.933,17, dan indeks Standard & Poor`s 500, ukuran lebih luas dari pasar, kehilangan 4,55 poin (0,33 persen) menjadi 1.357,66.
"Saham AS berakhir turun moderat setelah melayang sedikit di bawah garis datar untuk hampir sepanjang hari, karena beberapa data ekonomi mengecewakan dari zona euro menghidupkan kembali kekhawatiran resesi di kawasan itu," kata analis Charles Schwab.
Pada saham unggulan (blue-chip) Dow, Wal-Mart adalah pencetak penurunan paling curam, jatuh 2,5 persen, memperpanjang penurunan pada Selasa setelah laba kuartalannya mengecewakan.
Sesama anggota Dow, Bank of America kehilangan hampir 2,0 persen, sementara Hewlett-Packard turun 1,3 persen.
Pembuat komputer Dell jatuh 5,8 persen setelah membukukan laba kuartal keempat di bawah ekspektasi Wall Street.
Setelah pasar ditutup, HP melaporkan labanya jatuh 44 persen pada kuartal pertama.
General Motors merosot 1,9 persen. Pemerintah Prancis mengumumkan bahwa GM dan produsen mobil Prancis PSA Peugeot sedang dalam pembicaraan untuk menjalin kemitraan strategis.
Pada Selasa, Dow melampaui 13.000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2008 namun mengakhiri sesi hampir datar di tengah berita tentang kesepakatan dana talangan baru untuk Yunani, melonjaknya harga minyak dan laba Wal-Mart mengecewakan.
Harga obligasi melonjak lebih tinggi karena para investor melarikan diri ke ekuitas. Imbal hasil pada Treasury 10-tahun turun menjadi 2,00 persen dari 2,05 persen pada Selasa, sementara pada obligasi 30-tahun turun menjadi 3,14 persen dari 3,19 persen.
Harga dan imbal hasil obligasi bergerak dalam arah berlawanan. (A026) Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com