Laba bersih Bank Permata capai Rp1,12 triliun
Rabu, 22 Februari 2012 16:56 WIB | 1292 Views
Ilustrasi Permata Bank (ANTARA/PRASETYO UTOMO)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - PT Bank Permata Tbk (PermataBank) Rabu mengumumkan bahwa laba bersihnya pada 2011 setelah pajak (konsolidasi - diaudit) sebesar Rp1,157 triliun atau meningkat 14 persen year-on-year (YoY) dari periode yang sama tahun 2010.
Direktur Utama PermataBank David Fletcher di Jakarta mengatakan, total laba operasional secara konsolidasi naik 33 persen YoY menjadi Rp1,437 triliun didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih dan pendapatan berbasis biaya atau fee based income.
Pendapatan bunga bersih tumbuh 26 persen YoY menjadi Rp4,124 triliun karena pertumbuhan kredit yang kuat sementara pendapatan berbasis biaya naik 19 persen yoy menjadi Rp1,035 triliun.
Kredit yang disalurkan PermataBank tumbuh 31 persen dari Rp52,8 triliun pada akhir 2010 menjadi Rp69,3 triliun pada akhir 2011, yang tumbuh pada semua segmen bisnis. Sementara total aset secara konsolidasi per 31 Desember 2011 mencapai Rp101,3 triliun, naik 37 persen yoy dari Rp73,9 triliun per 31 Desember 2010.
Dana pihak ketiga juga meningkat 37 persen YoY menjadi Rp79,0 triliun terdiri dari giro dan tabungan ("CASA") membukukan kenaikan 22 persen dan 29 persen YoY menjadi Rp16,8 triliun dan Rp15,4 triliun, sedangkan deposito berjangka meningkat 47 persen yoy menjadi Rp46,7 triliun pada akhir 2011. Komposisi dana murah (CASA) mencapai 41 persen dari total simpanan.
Pertumbuhan dana pihak ketiga yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit berdampak pada perbaikan Loan-to-Deposit Ratio (LDR) dari 87 persen pada 2010 menjadi 83 persen pada 2011. Sementara kualitas kreditnya sebagaimana tercermin dalam rasio kredit bermasalah (Net Non Performing Loan) yang membaik ke 0,6 persen pada Desember 2011 dari 0,7 persen pada tahun sebelumnya.
Bank juga mempertahankan tingkat permodalan yang sehat terhadap aktiva tertimbang menurut risiko dan mengakhiri periode dengan mencatat Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 14,1 persen, stabil dibandingkan dengan tahun sebelumnya walaupun mencatat ekspansi kredit yang kuat.
"Ekuitas pemegang saham tumbuh 14 persen yoy menjadi Rp9,136 triliun pada akhir Desember 2011," kata David.
Sebagai bagian dari upaya untuk lebih meningkatkan layanan dan memberikan jangkauan lebih luas bagi nasabah, PermataBank terus mengoptimalkan jaringan cabangnya di tahun 2011 dengan melakukan relokasi, membuka cabang dan ATM baru.
Jumlah jaringan cabang di akhir tahun mencapai 280 kantor cabang konvensional dan kantor cabang Syariah, didukung dengan 10 unit mobile banking, 253 office channeling syariah, dua payment point dan 700 ATM di 56 kota di seluruh Indonesia.
(ANTARA)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com