Jakarta (ANTARA News) - TNI dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akan melakukan rehabilitasi terhadap 60 ribu hektar hutan konservasi.

Kadispenum Puspen TNI Kolonel Cpl Minulyo Suprapto mengatakan proses rehabilitasi meliputi pemetaan lokasi, pelelangan bibit, pengadaan bibit, pelaksanaan bimbingan teknis, pelaksanaan penanaman, pemeliharaan dan pengamanan serta pemantauan dan evaluasi, di Jakarta, Rabu.

Sementara itu anggaran kegiatan Rehabilitasi Hutan di kawasan Hutan Konservasi yang dikerjasamakan dengan TNI pada 2012 telah ada pada DIPA BPDAS di 29 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA).

"Begitu juga untuk anggaran pemeliharaan tahun pertama yang meliputi pendangiran dan penyiangan," kata Minulyo.

Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (Ditjen PHKA) telah mengalokasikan dana untuk pengamanan terhadap perambah hutan dalam kegiatan Rehabilitasi Hutan di kawasan Hutan Konservasi tahun 2012.

Hingga kini sudah ada enam lokasi yang telah melaksanakan operasi pengamanan terhadap perambah hutan yaitu Balai Tanam Nasional (BTN) Gunung Leuser, BTN Tesso Nilo, BTN Bukit Barisan Selatan, BTN Gunung Halimun Salak, BTN Bogani Nani W. dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara.

Selama 2011, program penanaman dalam rangka rehabilitasi hutan di kawasan hutan konservasi mencapai 100 persen dengan luas lahan 32.403 Ha dengan jumlah pohon 12.130.440.

Sasaran kegiatan rehabilitasi hutan di kawasan hutan Konservasi pada 2011 yakni 10 Kodam yaitu Kodam Iskandar Muda, Kodam I/BB, Kodam II/Swj, Kodam III/Slw, Kodam VI/Mlw, Kodam VII/Wrb, Kodam IX/Udy, Kodam XII/Tpr, Kodam XVI/Ptm dan Kodam XVII/Cen yang tersebar di 23 Korem dan 33 Kodim.

(R018)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar