Jakarta (ANTARA News) - Saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tergabung dalam indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Rabu dibuka melemah 7,42 poin dipicu dari bursa regional yang mayoritas bergerak tertekan.

IHSG BEI dibuka turun 7,42 poin atau 0,19 persen ke posisi 3.995,53. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 1,89 poin atau 0,27 persen ke posisi 694,54 poin.

"Bursa Asia termasuk IHSG dibuka dengan kecenderungan melemah seiring sentimen negatif dari bursa regional dan AS yang gagal bertahan di level tertinggi sejak 2008," kata analis Samuel Sekuritas, Christine Salim di Jakarta, Rabu.

Namun, kata dia, penguatan harga komoditas khususnya sektor energi dan baja diperkirakan akan menjadi sentimen positif untuk saham-saham sektor pertambangan.

"Diproyeksikan level batas bawah IHSG hari ini berada pada level 3.980 poin," kata dia.

Analis Sinarmas Sekuritas, Jeff Tan menambahkan, pada perdagangan hari ini (Rabu), secara teknikal indeks BEI cenderung bergerak menguat terbatas pada kisaran 3.980-4.025 poin.

"Perkembangan seputar hutang Yunani setelah disetujuinya dana talangan tahap kedua oleh menteri-menteri keuangan uni Eropa dan perkembangan krisis hutang Italia dapat memberikan sentimen terhadap indeks BEI," ujar dia.

Ia merekomendasikan, saham-saham yang dapat diperhatikan untuk perdagangan hari ini diantaranya, Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Jabar Banten (BJBR), Vale Indonesia (INCO), Timah (TINS).
(KR-ZMF/B008)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar