PBB (ANTARA News) - Dewan Keamanan PBB Rabu akan melakukan pemungutan suara untuk meningkatkan pasukan penjaga perdamaian Afrika di Somalia untuk menjadi 17.700 tentara, kata para diplomat.

Resolusi yang akan disahkan oleh dewan 15 negara itu juga akan berusaha melarang perdagangan arang dari Somalia yang digunakan oleh gerilyawan Shabaab untuk mengumpulkan uang dan mengancam krisis lingkungan di negara Tanduk Afrika itu, lapor AFP.

Pemungutan suara Dewan Keamanan akan terjadi sehari sebelum konferensi internasional di London sebagai upaya untuk meningkatkan dukungan pemerintah sementara Somalia, dan untuk memerangi kelompok gerilyawan Shebab dan lainnya.

Pasukan Uni Afrika di Somalia, AMISOM, saat ini memiliki mandat PBB sampai batas 12.000 tentara. Uni Afrika ingin ini meningkatkan jumlah itu menjadi 17.731 tentara dan polisi untuk meningkatkan perang melawan Shabaab, yang tahun lalu dipaksa keluar dari sebagian besar Mogadishu, selain juga telah kehilangan tempat di daerah-daerah lainnya.

Resolusi dewan, yang diperoleh AFP, setuju untuk peningkatan dan menetapkan tugas pasukan Afrika berpindah ke daerah baru Somalia "untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan" dengan pasukan keamanan Somalia "untuk mengurangi ancaman yang ditimbulkan oleh Shebaab dan kelompok oposisi bersenjata."

AMISOM terdiri dari tentara dari Burundi, Uganda dan Djibouti tetapi kini berusaha mengambil tentara Kenya untuk berjuang di Somalia.

Dewan Keamanan akan meminta negara-negara Afrika lain untuk mengirim pasukan.

Pemerintahan transisi Somalia memiliki mandat sampai Agustus untuk menyiapkan struktur bagi pemerintah permanen dan parlemen. Tetapi pemerintahan yang lemah itu telah berjuang untuk mengatasi perpecahan antar-kelompok yang bersaing untuk meningkatkan kewenangannya.

Kesepakatan politik sementara lainnya ditandatangani oleh para pemimpin yang bersaing pada akhir pekan dan PBB bulan lalu membuka kembali kantornya di Mogadishu.

Namun negara-negara Barat, yang membayar sebagian besar biaya AMISOM, percaya bahwa kesempatan untuk membuat keuntungan yang menentukan terhadap Shebab akan tertutup pada Agustus jika pemerintah tetap tidak setuju.

Resolusi Dewan Keamanan menekankan bahwa pemerintah Somalia dan pasukan AMISOM harus pindah ke selatan dan tengah Somalia "berdasarkan tujuan militer yang jelas dan diintegrasikan ke dalam strategi politik."

"AMISOM memerlukan strategi militer yang jelas untuk meningkatkan kampanye ini dan memiliki sedikit harapan bahwa pemerintah akan bekerja," komentar seorang diplomat Barat dari fokus internasional baru di Somalia.

Dewan Keamanan juga memerintahkan pemerintah Somalia untuk mengambil "langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah ekspor arang" dan bagi semua anggota PBB juga harus menghentikan perdagangan arang dari Somalia.

Pemerintah sudah melarang ekspor arang dari daerah-daerah yang dikendalikan. Tetapi perdagangan berkembang di daerah pemberontak dan telah menjadi sumber pendapatan berharga bagi Shabaab.

Beberapa kapal setiap pekan disebutkan meninggalkan pelabuhan yang dikendalikan Shabaab, Kismayo. Kebanyakan menuju ke negara-negara Teluk.

Tetapi pembakaran arang telah menyebabkan kerusakan besar lingkungan.

Penggundulan hutan telah berdampak parah terhadap peternakan dan meningkatkan dampak kekeringan yang menghancurkan. (AK)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar