Korut akan balas latihan militer Korsel
Minggu, 19 Februari 2012 20:27 WIB | 2673 Views
ilustrasi Warga Korut mengikuti parade masal. (FOTO REUTERS/KCNA )
Berita Terkait
Seoul (ANTARA News) - Militer Korea Utara, Ahad memperingatkan bahwa pihaknya akan menggempur pulau-pulau dekat perbatasan Laut Kuning yang disengketakan dengan Korea Selatan, menuduh Seoul berencana melakukan latihan angkatan laut di daerah itu.
Komando Sektor Barat Korut memperingatkan penduduk lima pulau untuk "mengungsi ke daerah-daerah yang aman" sebelum apa yang disebutnya dimulainya latihan Senin pagi.
Pyongyang melakukan sikap bermusuhan terhadap Seoul sejak Kim Jong-Un berkuasa setelah ayahnya Kim Jong-Il meninggal Desember lalu.
Dalam satu peringatan yang disiarkan kator berita resmi Korut KCNA, militer mengatakan pemerintah Seoul " jangan lupa dengan pelajaran" dari penembakan Korut ke pulau Yeonpyeong November 2010 yang menewaskan empatwarga Korsel.
"Apabila kelompok para pengkhianat mulai melakukan provokasi militer yang nekad... KPA (Tentara Rakyat Korea) akan segera melakukan serangan balasaan tanpa ampun," katanya.
Korut sering memperingatkan Korsel terhadap latihan militer menggunakan peluru tajam dekat perbatasan laut itu, tetapi tidak ada insiden-insiden sejak penembakkan terhadap Yeonpyeong.
Seorang juru bicara Gabungan Kepala Staf (JCS) mengatakan ia akan memeriksa apakah latihan penembakan seperti itu akan diselenggarakan Senin.
Kementerian pertahanan Seoul sebelumnya mengatakan angkatan-angkatan laut AS dan Korsel akan melakukan latihan anti-kapal selam gabungan di Laut Kuning mulai Senin sampai Jumat untuk menghadapi kemungkinan serangan oleh negara komunis itu.
Tetapi peringatan terbaru dari Pyongyang itu tampaknya tidak ditujukan pada latihan gabungan itu, kata juru bicara JCS kepada AFP tanpa menjelaskan lebih jauh.
Kedua negara itu melakukan latihan anti-kapal selam gabungan September 2010, beberapa bulan setelah Seoul menuduh Pyongyang menorpedo sebuah kapal perang Korsel yang menewaskan 46 pelaut di Laut Kuning.
Korut membantah pihaknya menenggelamkan kapal itu, tetapi pada November tahun itu Koout menembaki pulau Yeonpyeong , yang menewaskan empat orang termasuk dua warga sipil.
Seoul sejak itu memperkuat pasukan dan persenjataan di lima pulau garis depan.
Perbatasan laut di lepas pantai barat itu jadi lokasi bentrokan pasukan angkatan laut kedua negara tahun 1999, 2002 dan 2009.Korut menolak mengakui perbatasn yang ditetapkan pasukan PBB setelah perang tahun 1950-1953 dan menegaskan garis perbatasna itu dipindaha ke arah selatan.
Latihan "The Key Resolve" antara Korsel dan AS akan dimulai 27 Februari sampai 9 Maret.
Secara terpisah,satu latihan gabungan angkatan udara, laut dan darat yang dikeal sebagai Foal Eagle akan diselenggarakan 1 Maret sampai 30 April.
Korut mengecam latihan itu sebagai penghasutan perang, demikian AFP.
(H-RN/B002) Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com