Kenaikan rating Indonesia diharapkan tingkatkan pertumbuhan
Minggu, 19 Februari 2012 19:55 WIB | 2231 Views
ilustrasi PERTUMBUHAN EKONOMI. (ANTARA/Rosa Panggabean)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Kenaikan rating Indonesia ke investment grade oleh Moodys baru-baru ini semakin memperkuat pengakuan internasional atas capaian kinerja perekonomian nasional, sehingga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, kata Ketua DPP PPP Bidang Ekonomi dan Wirausaha, Aunur Rofiq.
Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu, Aunur Rofiq mengatakan, kenaikan rating diharapkan mendorong semakin besarnya arus masuk modal asing ke Indonesia.
"Perkembangan ini akan memperkuat surplus neraca pembayaran, kenaikan cadangan devisa, dan penguatan nilai tukar rupiah," ujarnya.
Dengan demikian, katanya, terdapat arus modal asing yang berjangka panjang untuk pembiayaan investasi di sektor riil, khususnya dalam PMA, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.
Menurut Aunur, untuk mendukung masuknya investor di sektor riil, ada beberapa kondisi yang disiapkan seperti efisiensi birokrasi, perburuhan, kepastian hukum, dan mengurangi besarnya biaya logistik.
"Agar dampak masuknya investor asing di sektor riil dapat dimanfaatkan secara optimal, perlu didorong sektor UMKM untuk berperanan, paling tidak mereka bisa menjadi partner sebagai pemasok. Secara jangka panjang, perlunya Pemerintah mendorong pengembangan dan penciptaan wirausaha baru," katanya.
Aunur menambahkan, kenaikan rating Indonesia tersebut juga semakin memperkuat pengakuan internasional atas capaian kinerja perekonomian nasional yang sebelumnya dilakukan oleh Fitch.
"Ini merupakan hasil dari kerja keras dari berbagai kebijakan yang ditempuh selama ini, didukung oleh peran serta para pelaku dunia usaha, sektor keuangan, dan masyarakat luas. Pencapaian tersebut jelas akan memberikan banyak keuntungan bagi perekonomian nasional ke depan," katanya.
Kendati demikian, kata Aunur, tantangannya adalah bagaimana memanfaatkan masuknya Indonesia ke zona layak investasi ini untuk memacu pertumbuhan ekonomi ke tingkat yang lebih tinggi sehingga mampu mendorong penciptaan lapangan kerja dan mengatasi pengangguran dan kemiskinan.
"Di sinilah letak penting langkah-langkah kebijakan lanjutan, baik untuk tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, maupun untuk meningkatkan investasi dan kapasitas ekonomi nasional," demikian Aunur Rofiq.(*)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com