Saham unggulan Dow ditutup naik namun Nasdaq turun
Sabtu, 18 Februari 2012 07:08 WIB | 2946 Views
Ilustrasi (FOTO ANTARA/REUTERS/Brendan McDermid/djo/11)
Berita Terkait
New York (ANTARA News) - Indeks saham unggulan Dow di Wall Street ditutup di posisi "hitam" pada Jumat (Sabtu pagi WIB), mengakhiri pekan ini lebih tinggi.
Tetapi Nasdaq mengakhiri pekan ini lebih rendah, ditarik ke bawah terutama oleh penurunan tajam harga saham perusahaan biotek terkemuka Gilead, lapor AFP.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 45,79 poin (0,35 persen) menjadi 12.949,87, posisi akhir terbaik sejak 19 Mei 2008.
Indek berbasis luas S&P 500 bertambah 3,19 poin (0,23 persen) menjadi 1.361,23, yang merupakan tingkat tertinggi sejak awal Mei tahun lalu.
Namun indeks komposit Nasdaq merosot 8,07 poin (0,27 persen) menjadi 2.951,78.
Pasar berhati-hati di tengah sinyal lebih kuat dari Eropa bahwa dana talangan Yunani yang kompleks dapat diputuskan pada Senin pekan depan. Pasar Eropa menguat di tengah meningkatnya kepercayaan, dengan indeks saham unggulan Eurostoxx 50 melompat 1,2 persen.
Jerman mengisyaratkan bahwa mereka mengharapkan para menteri keuangan zona euro mengambil keputusan tentang bantuan untuk Yunani pada Senin.
"Kami datang semakin dekat ke basis akhir untuk keputusan pada hari Senin tapi ... masih ada rincian yang harus dirapikan," kata juru bicara kementerian keuangan Jerman.
Data inflasi yang menunjukkan indeks harga konsumen (IHK) AS naik 0,2 persen bulan-ke-bulan pada Januari dari datar pada Desember membantu semangat perdagangan awal.
"Meskipun kenaikan IHK kurang dari yang diperkirakan pada Januari, tekanan inflasi inti terus terbangun," kata RDQ Economics.
Kenaikan Dow dipimpin oleh Intel, yang menguat 2,0 persen, dan Dupont, yang bertambah 1,9 persen.
Penurunan 3,5 persen saham platform pencarian Baidu China dan 14,3 persen penurunan Gilead Sciences menyeret Nasdaq jatuh, karena pemukul besar pasar teknologi seperti Apple dan Microsoft diperdagangkan datar.
Gilead Sciences merosot di tengah berita kesulitan dalam tes pasien dalam eksperimen terapi hepatitis C.
Harga obligasi menyusut. Imbal hasil pada Treasury 10-tahun naik menjadi 2,01 persen dari 1,99 persen pada Kamis, sedangkan pada obligasi 30-tahun naik menjadi 3,16 persen dari 3,15 persen.
Harga dan imbal hasil obligasi bergerak dalam arah berlawanan. (A026) Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com