Putri Indonesia gagal ke semifinal
Kamis, 16 Februari 2012 20:07 WIB | 2613 Views
Pasangan pebulutangkis ganda puteri Indonesia Meiliana Jauhari (kanan)/greysia Polii, berusaha mengembalikan bola ke arah lawannya, pasangan pebulutangkis ganda puteri China Qing Tiang/Yunlei Zhao, saat bertanding pada perempat final kualifikasi Piala Uber 2012 Zona Asia di Macau, China, Kamis (16/2). Tim Uber Indonesia kalah atas China dengan skor 3-0. (FOTO ANTARA/Yusran Uccang)
... game kedua dan ketiga saya mau berjuang, tetapi lawan banyak mengarahkan bola ke kanan belakang yang merupakan kelemahan saya, sehingga semakin tertekan...
Berita Terkait
Makau (ANTARA News) - Ditekuk China 0-3, Tim Putri Indonesia gagal maju ke semifinal kualifikasi Piala Uber zona Asia, di Macau Forum, Makau, Kamis malam.
Tunggal pertama, Adriyanti Firdasari, memberi harapan bagi tim saat memenangi game pembuka 22-20 atas Jiang Yanjiao namun mudah kehilangan dua game berikutnya 8-21, 9-21 sehingga Indonesia tertinggal 0-1.
"Pada game kedua dan ketiga saya mau berjuang, tetapi lawan banyak mengarahkan bola ke kanan belakang yang merupakan kelemahan saya, sehingga semakin tertekan," ujar Firdasari setelah pertandingan usai.
Kekalahan Firdasari tersebut merupakan yang ketiga dari tiga pertemuannya dengan pebulu tangkis China peringkat enam dunia tersebut.
Indonesia kembali tertinggal ketika pasangan nomor sembilan dunia Greysia Polii-Meiliana Jauhari kandas di tangan pasangan peringkat dua dunia Tian Qing-Zhao Yunlei dengan kekalahan 7-21, 9-21.
Kegagalan tunggal kedua Maria Febe Kusumastuti mengatasi Li Xuerui yang mengalahkannya 14-21, 17-21, pada partai ketiga membuat Indonesia langsung kalah 0-3 dari China.
Kemenangan tersebut membawa China ke semifinal bertemu Taiwan yang mengalahkan Hong Kong 3-1, sedangkan semifinal lainnya mempertemukan Jepang dan Thailand yang masing-masing meraih kemenangan 3-0 atas Singapura dan Malaysia.
Sementara Indonesia harus menjalani playoff melawan tim-tim yang kalah di perempat final yakni Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.
"Kami mesti berjuang di playoff melawan Hong Kong, Singapura dan Malaysia. Tidak bisa dianggap enteng karena mereka lumayan. Memang berat tetapi harus dihadapi," kata Firdasari.
(F005/I015) Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com