Lenovo nobatkan sepuluh "Einstein muda Indonesia"
Kamis, 16 Februari 2012 18:20 WIB | 2847 Views
Jakarta (ANTARA News) - Lenovo mengumumkan 10 finalis Lenovo Do Network, kompetisi yang menyatukan berbagai komunitas Doer di Indonesia, India dan Rusia untuk saling berbagi dan mendiskusikan ide-ide yang mereka sukai. Doer adalah sebutan para peserta yang mengikuti ajang Lenovo DoNetwork.
"Kami sangat gembira melihat para Doer Indonesia antusias merespon tantangan-tantangan Lenovo Do Network. Mereka menyelesaikan 706 proyek hanya dalam waktu dua bulan," kata Country General Manager, Lenovo Indonesia Sandy Lumy dalam siaran pers yang diterima ANTARA News pada Kamis (16/2).
Do Network adalah ajang untuk mencari inovator-inovator yang mampu mentransformasikan ide menjadi aksi.
Mentor Do Network, Nurdiansah, mengakui para finalis merupakan yang terbaik dari semua peserta Do Network.
Hal yang dinilai meliputi penyusunan ide, merancang pembagian kerja, memaparkan laporan perkembangan proyek pada diary, melengkapi perlengkapan milestone dan memperkenalkan proyek mereka ke kalangan umum untuk mendapatkan dukungan vote.
Sebagai bagian dari agenda kegiatan Do Labs di Jakarta, ke-10 finalis akan mengunjungi Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) di Serpong, Banten.
Do Network Indonesia telah menjaring 27.690 registrasi di laman, 706 proyek dan 136.465 suara dukungan selama periode 20 hari mulai pada 5 - 25 Januari.
Kini telah terpilih 10 orang finalis utama dari 8 kota di Indonesia yang telah diseleksi melalui proses voting publik, pencapaian-pencapaian (milestones) yang diraih dan seleksi mentor.
Mereka antara lain :
- Ariesta Satriyoko dari Jakarta dengan proyek Muvon: Charger Alat Elektronik Gabungan Anti Polusi.
- Bryan Rahardy dari Surabaya dengan proyek "DLS: Distance Limitation System. Alat dan sistem tersebut mendeteksi jarak tempuh mobil dengan menggunakan alat ECU (Electronic Control Unit)."Teknologi ini bisa membantu mengurangi polusi dan penggunaan BBM subsidi," kata Bryan.
-
Danny Ismarianto Ruhiyat dari Cimahi dengan proyek Gratisains - Gratis Sebarkan Ilmu Hingga Pelosok.
- Fatkhul Amri dari Malang dengan proyek Gameforsmart - Tambah Ngegame, Tambah Cerdas.
- Frederic Tumanggor dari Jember dengan proyek Software Hukum Cerdas Buatan Indonesia 1st Didunia. Kamus Hukum itu memungkinkan para profesional dan masyarakat untuk memahami istilah-istilah hukum tanpa harus menggunakan mesin pencari.
- Giannova Ryandanny Satoto dari Denpasar dengan proyek Dibungkus;Pemesanan Makanan Online. Aplikasi itu menyederhanakan dan mengelola pemesanan berbagai menu makanan dari restoran-restoran..
-
Nizar Lutfiansyah ST dari Malang dengan proyek Bintang Sekolah - Classroom In A Box.
- Dr. Petrus Mursanto MSc dari Bogor dengan proyek Sistem Pengaturan Lalu Lintas Cerdas dan Adaptif. Aplikasi itu menggunakan Principal Component Analysis (PCA), Viola-Jones Algorithms dan Kalman Filter untuk menghitung jumlah mobil di jalan-jalan guna mengetahui situasi lalu-lintas.
- Rosa Kurniawan dari Malang dengan proyek Eumkm.Com - Umkm Online Indonesia.
- Widi Putro Iriantoro dari Yogyakarta dengan proyek W-Dance Go Go.
(adm)
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com