Belanda tawarkan beasiswa master bisnis terkeren
Kamis, 16 Februari 2012 16:05 WIB | 3547 Views
Beasiswa Orange Tulip (ANTARANEWS)
Kelebihan dari beasiswa ini dari beasiswa-beasiswa lain yang disediakan Belanda adalah semua orang bisa melamarnya"
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Ingin mendapatkan gelar MBA bisnis di Belanda dengan biaya murah tapi keren banget? Cobalah Beasiswa Orange Tulip.
Beasiswa ini diselenggarakan oleh tiga kampus bisnis terbaik di Belanda dan satu perusahaan multinasional terkemuka yang mendunia, Air France-KLM.
Ketiga kampus bisnis ini adalah Nyenrode Business Universiteit, TiasNimbas Business School dan Amsterdam Business School.
Program beasiswa yang diprakarsai Nuffic Neso Indonesia ini dibentuk untuk membantu siswa Indonesia dalam mewujudkan ambisinya memperoleh pendidikan bisnis kelas dunia, sekaligus menjadi profesional kreatif dan berkoneksi luas.
"Belanda adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk belajar program bisnis," kata Direktur Nuffic Neso Indonesia Mervin Bakker kepada sejumlah wartawan tadi siang.
Tahun ini untuk kali pertama Indonesia ditawari beasiswa yang sebelumnya ditawarkan dan sukses di China, Taiwan, Korea Selatan dan Meksiko ini.
"Kelebihan dari beasiswa ini dari beasiswa-beasiswa lain yang disediakan Belanda adalah semua orang bisa melamarnya, tak tergantung kepada jurusan dan latar belakang pelamar," sambung Bakker.
Bakker menyebut skema beasiswa ini penting dalam menghubungkan dunia bisnis dari dalam dan luar kelas untuk mempersiapkan seseorang dalam menerjuni lingkungan kerja global yang kompetitif.
Program master berlama studi satu tahun ini menawarkan total paket dana beasiswa sebesar 85.250 euro, ditambah tiket pesawat Jakarta - Belanda pp 2.000 euro. Kalau dirupiahkan dengan asumsi 1 euro = Rp12.000, maka nilainya setara Rp1,047 miliar.
Aplikasi untuk beasiswa ini dibuka mulai 20 Februari sampai 30 April nanti.
Para peserta program beasiswa ini nantinya akan memperoleh gelar MBA dan MSc Administrasi Bisnis, serta MBA dan MSc Manajemen. (*)
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com