Banten bantu perbaiki sistem transportasi Merak
Rabu, 15 Februari 2012 21:54 WIB | 2937 Views
Rano Karno (FOTO ANTARA)
Berita Terkait
Serang (ANTARA News) - Pemprov Banten akan berupaya membantu pihak ASDP Merak untuk memperbaiki sistem transportasi di Pelabuhan Penyeberangan tersebut agar tidak sering terjadi kemacetan.
Wakil Gubernur Banten Rano Karno di Serang, Rabu, mengatakan sistem transportasi di Merak harus segera dibenahi, terutama untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi sehinggga mengganggu arus transportasi dari Jawa menyeberang ke wilayah Sumatera, maupun sebaliknya.
"Dampak macet di Merak menimbulkan kesan seolah-olah Pemprov Banten tidak berbuat apa-apa. Padahal sebenarnya itu kan tanggungjawab PT ASDP Indonesia Ferry," kata Rano usai rapat koordinasi di kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Banten.
Rano mengatakan, solusi untuk mengatasi kemacetan di Merak, antara lain bisa dilakukan dengan cara kerja sama dengan sejumlah pelabuhan khusus (private) atau Dermaga Untuk Kebutuhan Sendiri (DUKS) yang ada di wilayah Merak dan sekitarnya.
Keberadaan pelabuhan private milik perusahaan di Merak tersebut bisa diberdayakan untuk mengatasi kemacetan tersebut, salah satunya dermaga peti kemas PT Indah Kiat bisa digunakan untuk sandar kapal jika kondisi dermaga Pelabuhan Penyeberangan Merak terganggu.
Menurut dia, di Banten ada 37 pelabuhan private yang bisa digunakan dalam mengatasi kondisi kemacetan di Merak. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa dibangun pelabuhan baru untuk menambah pelayanan pelayaran di lintas Jawa-Sumatera.
"Saya malah berpikir, Pemprov Banten juga bisa membangun pelabuhan penyeberangan sendiri," katanya.
Ia mengatakan, meskipun ada rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS), namun keberadaan pelabuhan penyeberangan tersebut tetap saja dibutuhkan atau tetap bisa difungsikan.
"Dulu ada anggapan saat Jembatan Suramadu dibangun, pelabuhan penyeberangan akan mati. Kenyataannya sampai sekarang tidak dan masih difungsikan untuk tujuan wisata maupun yang lainnya," katanya.
Sementara itu Kepala Dishubkominfo Provinsi Banten M Husni Hasan mengatakan, pihaknya merespon usulan wakil gubernur untuk mengatasi sistem transportasi di Merak. Sehingga, Pemprov Banten tidak lagi disalahkan dalam persoalan antrean kendaraan yang sering terjadi di Pelabuhan Merak.
"Kita sepakat keinginan Pak Wagub, tapi yang memungkinkan adalah penambahan kapal ro-ro yang beroperasi di Pelabuhan Merak. Karena umumnya kapal-kapal ro-ro yang beroperasi di Merak saat ini kebanyakan sudah tua," kata Husni Hasan.
Bahkan bila perlu, kata Husni, Pemprov Banten bisa melakukan kerja sama dengan PD Banten Global Development (BGD) untuk pengadaan kapal ro-ro yang dapat dioperasikan di Merak-Bakauheni.
"Dengan demikian Banten bisa memiliki investasi jangka panjang dan kemacetan bisa diatasi," kata Husni. (U.M045/R010) Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com