Hantuchova dan Lisicki kandas di Doha
Rabu, 15 Februari 2012 09:24 WIB | 1790 Views
Daniela Hantuchova (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana)
Saya bermain bagus dan turnamen ini amat hebat karena diikuti banyak pemain bintang. Saya mencoba melakukan yang terbaik.
Berita Terkait
Doha (ANTARA News) - Petenis glamour dari Slovakia Daniela Hantuchova harus berkemas untuk pulang kampung pada putaran pertama turnamen tenis WTA Qatar Terbuka, setelah kalah atas petenis yang kurang dikenal dari Romania Simona Halep sedangkan unggulan kesembilan Sabine Lisicki disingkirkan rekannya dari Jerman, Angelique Kerber, Selasa.
Hantuchova, yang memenangi turnamen Pattaya minggu lalu, berjuang keras melawan petenis yang amat tangguh dalam bermain "baseline" itu termasuk ketika membuat "tie-breaker" dengan angka akhir 3-6, 6-2, 7-6 (7/4) pada laga yang berlangsung dua jam 32 menit itu.
"Ini merupakan salah satu kemenangan terbesar dalam karir saya. Ia bermain amat bagus, tetapi saya dapat mengatasinya dan saya maju ke putaran kedua," kata Halep setelah mengalahkan petenis unggulan ke-15 itu.
"Saya merasa pegal pada kaki saya tapi saya tetap berusaha bertahan," tambah pemain dari Romania itu, yang bermain dengan pembalut pada kaki, namun tetap bergerak cepat dan memimpin 3-0 pada "tie-break" sampai akhirnya Hantuchova memukulkan bola ke jala net.
Kekalahan Hantuchova disusul berakhirnya harapan Lisickyi ketika angka berakhir dengan 4-6, 6-4, 6-1 saat melawan juara Paris Terbuka yang baru lalu, Kerber.
Ini merupakan yang keempat kali dalam pertandingan Kerber tampil bagus melawan rekan senegaranya peringkat ke-14 itu dan ia dianggap sebagai pemain bintang dalam turnamen itu.
"Ia pemain hebat dan juga sahabat baik saya, jadi rasanya tidak mudah bermain melawan dia," kata Kerber.
"Kami berjalan bersama dan tinggal di hotel yang sama. Tapi saya fokus pada pertandingan," katanya.
Penampilan Kerber tetap spektakuler dibanding pertandingannya sebelumnya. Pemain dari Jerman itu setidaknya maju ke semi final dalam enam dari 10 turnamen yang diikutinya, sebelum meraih gelar pertama WTA di Paris minggu lalu, ketika ia mengalahkan petenis dari Prancis, Marion Bartoli.
"Saya bermain bagus dan turnamen ini amat hebat karena diikuti banyak pemain bintang. Saya mencoba melakukan yang terbaik," kata pemain peringkat ke-22 itu.
Lisicki mengatakan, "Saya bermain tidak bagus. Saya kurang sehat minggu lalu dan kini masih dalam penyembuhan. Saya juga membuat banyak kesalahan. Bermain amat buruk, kenyataan yang pahit," katanya.
Ia menambahkan, fokusnya tahun adalah bermain di Olimpiade, ketimbang turnamen lainnya.
"Saya mengincar permainan di Olimpiade. Saya punya banyak teman di sana dan mereka mengatakan betapa senangnya bermain di turnamen itu," katanya.
"Saya yakin merupakan pengalaman luar biasa bermain di Olimpiade. Bagi saya, ikut dalam turnamen itu lebih hebat ketimbang main di Wimbledon di atas rumput," katanya.
Sebanyak delapan pemain top mendapat "bye" pada putaran pertama turnamen itu dan baru akan beraksi Rabu dan petenis nomor satu dunia
Victoria Azarenka dari Belarus dan Caroline Wozniacki dari Denmark merupakan favorit.
Azarenka akan bertemu dengan pemain dari Jerman Mona Barthel pada putaran kedua sedangkan Wozniacki bertemu dengan dengan pemain Ceko Lucie Safarova.
(A008)Editor: Ella Syafputri
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com