Sambaran petir bisa mencapai tengangan hingga jutaan Volt. (FOTO ANTARA)

... setelah terjadi petir tiba-tiba ketiga korban terkapar di tengah persawahan tersebut...
Berita Terkait
Klaten, Jawa Tengah (ANTARA News) - Tiga orang petani tewas tersambar petir di tengah sawah di Dukuh Plampeyan, Desa Meger, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa petang.

Tiga korban tewas tersebut diketahui sebagai buruh tani, yakni Riyanto (50), Purwanti (45) (istri Riyanto), dan Wahyudi (30) ketiganya warga Dukuh/Desa Kuncen RT 2 RW IV Ceper, Klaten.

Menurut saksi Sumarno (38) warga setempat, peristiwa tersebut berawal dari cuaca di daerahnya dengan cepat menjadi mendung. Dan hujan sertai petir menyambar di sekitar persawahan desa setempat.

Menurut dia, setelah terjadi petir tiba-tiba ketiga korban terkapar di tengah persawahan tersebut. Saksi kemudian meminta tolong warga sekitar untuk memberikan pertolongan kepada korban.

Kejadian itu, kata saksi, kemudian juga dilaporkan ke Polsek setempat untuk dibawa ke rumah sakit Klaten.

Ketiga korban berada di sawah tersebut karena mereka sedang memanen padi milik Sumarni warga Meger, Ceper, Klaten. Korban mengalami luka terbakar pada kepala dan badannya.

Ketiga korban dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian, jasadnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Islam Klaten.

Kepala Polsek Ceper AKP Sugeng Handoko, ketika dikonfirmasi terkait kejadian tersebut membenarkan. Ketiga korban tewas itu, langsung dilarikan ke RS Islam Klaten untuk dilakukan pemeriksaan.

Menurut Kapolsek, dari hasil keterangan saksi dan dokter di RS Islam, korban meninggal akibat tersambar petir.

Ketiga korban mengalami luka bakar bagian kepala dan badan. Setelah menjalani pemeriksaan, jenazahnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)



Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar