Rupiah melemah lima poin
Selasa, 14 Februari 2012 17:36 WIB | 2041 Views
Ilustrasi. (FOTO.ANTARA News/ ferly)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar uang spot antarbank Jakarta, Selasa sore, melemah ketika pelaku pasar mengkhawatirkan dampak pengetatan anggaran di Yunani.
Nilai tukar rupiah ditransaksikan pada posisi 8.995 per dolar AS, relatif stabil dibanding posisi penutupan hari sebelumnya 8.990.
"Persetujuan bailout Yunani yang disertai dengan kebijakan pengetatan, menimbulkan keraguan apakah Yunani sanggup menjalankan reformasi itu, mengingat intensifnya kerusuhan sosial di negara tersebut. Kondisi itu memberi sentimen negatif pada pasar uang," kata Analis Monex Investindo Futures Johanes Ginting.
Ia menambahkan, sentimen negatif semakin meningkat setelah lembaga pemeringkat Moody`s mengingatkan bahwa Eropa masih terperosok ke dalam krisis utang.
"Peringatan itu berpotensi memangkas peringkat negara terkemuka seperti Prancis, Inggris, dan Austria, lantaran prospek ke-3 negara itu saat ini sudah negatif," kata dia.
Ia mengatakan, Moody`s kembali menurunkan peringkat Italia, Portugal, Slovakia, Slovenia dan Malta sebanyak satu tingkat dan untuk Spanyol diturunkan dua tingkat. Sedangkan Jerman masih tetap di level triple-A.
"Langkah yang diambil Moody`s itu mencerminkan adanya kerapuhan terhadap risiko keuangan dan makro ekonomi yang berasal dari krisis negara kawasan euro. Sehingga seperti yang dirasakan saat ini, risiko tersebut telah memperburuk negara yang terimbas," kata dia.
Analis pasar uang Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih menambahkan, setelah mundur dari jadwal beberapa kali, akhirnya Parlemen Yunani menyetujui "letter of intent" (LoI) sebagai syarat pencairan dana talangan melalui pemilihan suara yang sebanyak 199 setuju dan 74 menolak.
"Persetujuan itu juga menyelamatkan Yunani dari gagal bayar sebesar 14,5 miliar euro. Dengan demikian Yunani telah menerima dua kali dana talangan senilai total 240 miliar euro, sebagai imbalan Yunani harus memangkas defisit anggaran setara dengan tujuh persen dari produk domestik bruto (PDB) selama tiga tahun," kata dia.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada, Selasa (14/2) tercatat mata uang rupiah bergerak melemah ke posisi Rp9.037 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.923.
(KR-ZMF/R010)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com