Penyanyi Adele menerima anugerah sebagai "Best Pop Solo Performance" di ajang Grammy Award ke 54 di Los Angeles, California, Minggu (12/2).(REUTERS/Mario Anzuoni)

Berita Terkait
Los Angeles (ANTARA News/Reuters) - Penghargaan Grammy Awards ke-54 diselenggarakan di Los Angeles, Minggu malam (12/2), namun menyisakan banyak kenangan.

Setidaknya ada tiga yang harus diingat dalam Grammy Award tahun ini yakni Adele, musik dari garasi ala Foo Fighter dan keberadaan tiga perempuan cantik yang membentuk girl band di surga.

Penyanyi soul asal Inggris, Adele, mengukir prestasi luar biasa dengan memenangkan enam penghargaan Grammy Awards. Adele meraih penghargaan untuk setiap kategori yang dinominasikan, termasuk album terbaik tahun ini 21 dan rekaman terbaik untuk lagu Rolling In the Deep.

Penyelenggaraan Grammy Awards juga dijadikan ajang untuk menghormati bintang pop Whitney Houston yang meninggal dunia pada Sabtu (11/2).

Jennifer Hudson pun tak ketinggalan menyanyikan lagu hit milik Whitney Houston yakni I Will Always Love You dan tak ketinggalan pembawa acara Grammy LL Cool J mendoakan keluarga, teman dan penggemar Whitney Houston.

Meskipun demikian, Adele berhasil mencuri perhatian penonton dalam penghargaan itu. Perempuan berusia 23 tahun menyanyi untuk pertama kalinya setelah istirahat usai operasi pita suara pada akhir tahun lalu. Adele menyanyikan lagu Rolling In the Deep yang diakhiri tepuk tangan meriah dari penonton.

Adele meraih tiga penghargaan top industri musik --album, rekaman dan lagu tahun ini -- dan penghargaan lainnya seperti penyanyi solo terbaik, vokal pop terbaik dan video klip terbaik.

Sambil meneteskan air mata dan terbata-bata, Adele mengambil alih panggung bergengsi itu. Adele berbicara mengenai albumnya 21 dan lagu-lagunya setelah dia gagal dalam percintaan.

"Rekaman ini terinspirasi oleh sesuatu yang normal dan setiap orang melaluinya. Hubungan omong kosong dan itu telah berlalu. Saya tidak dapat menceritakan kepada anda bagaimana perasaan saya tentang itu. Itu merupakan tahun yang mengubah hidup saya," kata Adele.

Album keduanya itu terjual lebih dari 6,3 juta kopi di Amerika dan memecahkan rekor penjualan, termasuk betengger di tangga album nomor 1 Billboard selama 19 pekan. Penghargaan yang diraihnya dalam Grammy itu menambah pujian terhadapnya.

Sementara grup band rock Foo Fighter juga memperoleh memboyong lima penghargaan termasuk penampilan rock terbaik untuk lagunya Walk.

"Ini merupakan penghargaan terbesar karena ini merupakan rekaman yang spesial bagi band kami. Bukannya pergi ke studio terbaik, kami membuatnya di garasi dengan beberapa mikropon dan mesin tape," ujar pentolan Foo Fighter, Dave Grohl.

"Ini menunjukkan bahwa yang terpenting adalah elemen manusia dalam membuat musik," tambah Grohl.

Meskipun banyak penonton yang bergembira atas kemenangan Adele dan Foo Fighter, penyelenggara Grammy juga menyatakan keseriusannya terhadap Whitney Houston yang mayatnya ditemukan dalam kamar mandi ruang hotel Beverly Hills. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pastinya.

Pembawa acara LL Cool J mengambil alih panggung dan memberikan kesempatan untuk berdoa bagi Whitney Houstin, penggemarnya dan keluarganya.

"Meskipun dia pergi terlalu cepat, kami benar-benar terberkati oleh semangat bermusiknya," kata LL Cool J. (ANT)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar