Wah, ejaan nama dapat mempengaruhi karir anda
Jumat, 10 Februari 2012 12:37 WIB | 3699 Views
ilustrasi (istimewa)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Anda mungkin bingung karena kerap kali selalu
gagal mendapatkan promosi. Hmm, ganti nama anda, mungkin bisa
menjadi solusinya.
Sebuah studi telah menemukan bahwa orang yang
memiliki nama yang lebih mudah dieja akan memiliki prospek untuk naik
jabatan, sebagaimana yang diberitakan oleh Dailymail.
Ini mungkin
dapat menjelaskan mengapa Inggris memiliki Tony dan Dave sebagai
perdana menteri, atau Newt dan Mitt kini berlomba-lomba untuk menjadi
calon presiden AS.
Para psikolog melakukan beberapa test untuk
membuktikan bahwa nama yang mudah dieja, membuat seseorang terbentuk
dengan kesan yang positif.
Dalam sebuah survey, mereka menemukan
para peserta test ini lebih memilih untuk menggunakan nama seperti Smith
dan Gant daripada Colquhon dan Farquharson.
Dari 500 lulusan
sekolah hukum dengan tahun akademis yang sama, studi ini menemukan bahwa
lulusan dengan nama yang lebih mudah dieja, lebih mudah untuk
mendapatkan posisi senior pada firma mereka.
Para peneliti dari
Melbourne dan Universitas New York menambahkan, bahwa orang yang
memiliki nama depan dan nama belakang yang mudah didengar oleh telinga,
ternyata dapat meraih sesuatu yang lebih baik.
Dr Adam Alter, salah
satu penulis dalam penelitian itu, mengatakan bahwa dasarnya adalah gampang-tidaknya nama itu disebutkan. Terlepas dari panjang atau
seberapa 'umum'nya nama tersebut.
Alter mengatakan bahwa proses
pemikiran manusia adalah "bias tersembunyi" karena tidak ada yang
menyadari padahal itu dapat mempengaruhi keputusan dan pilihan
kita. Hal itu dia ungkapkan kepada Jurnal Ekperimental Psikologi Sosial.
Dia
juga menambahkan, orang lebih tertarik dengan nama yang terdengar
familiar di kuping mereka, atau mengenali orang berdasarkan negara asal
atau latar belakang mereka.
Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa kebanyakan orang menilai kesuksesan dan daya tarik berdasarkan nama.
(M048)
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com