Bio Farma tuan rumah pertemuan negara produsen vaksin
Rabu, 25 Januari 2012 16:26 WIB | 1613 Views
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Iskandar. (FOTO ANTARA)
... Penyelenggaraan pertemuan itu dalam rangka menghadapi tantangan pandemik penyakit baru yang muncul dan mengantisipasi penyakit lama yang memerlukan teknologi inovatif dan efektif untuk pencegahan...
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Jika tiada aral melintang, pada akhir 2012, PT Bio Farma (Persero) akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Puncak Tahunan Ke-13 Jaringan Negara-negara Berkembang Pembuat Vaksin
(DCVM). Pertemuan itu akan digelar pada 31 Oktober - 2 November 2012, di Denpasar, Bali.
DCVMN
adalah aliansi kesehatan strategis yang berbasis kesempurnaan capaian beberapa produsen vaksin di negara-negara berkembang mengembangkan
vaksin berkualitas dengan harga terjangkau dan mudah didapatkan di
negara-negara berkembang.
Anggota DCVMN terdiri dari 26 produsen
vaksin dari 14 negara. Penyelenggaraan pertemuan itu dalam rangka
menghadapi tantangan pandemik penyakit baru yang muncul dan
mengantisipasi penyakit lama yang memerlukan teknologi inovatif dan
efektif untuk pencegahan.
Dalam bisnis dan khasanah produksi vaksin, peran penelitian dan pengembangan berbasis riset sangat menentukan.
Penelitian dan
pengembangan
vaksin membutuhkan waktu selama 15 tahun sehingga Bio Farma memerlukan
jalan pintas dengan mempercepat riset vaksin melalui sinergi Academic,
Business dan Government
(ABG).
"Langkah melalui jalan pintas itu dilakukan
dengan menyelenggarakan kembali Forum Riset Vaksin Nasional (FVRN),"
katanya.
FVRN merupakan program lanjutan dari Simposium
Kemandirian Riset Vaksin Nasional pada tahun lalu yang menghasilkan
sejumlah konsorsium untuk penelitian dan pengembangan masa depan seperti
vaksin dengue, vaksin malaria, vaksin AIDS/HIV, vaksin Rotavirus,
vaksin AI dan vaksin New TB.
Konsorsium itu terdiri dari
beberapa orang yang berasal dari berbagai universitas dan lembaga
penelitian baik dalam maupun luar negeri. Rencananya, FVRN akan
diselenggarakan pada Agustus 2012 dalam rangka HUT Bio Farma ke-122
tahun.
Salah satu langkah Bio Farma mewujudkan perusahaan kelas
dunia, adalah dengan mengirimkan vaksin ke 177 negara khususnya
negara-negara
berkembang dan memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri.
Bio Farma
juga menjalin beberapa kerjasama dalam menghasilkan sinergi untuk
mendukung inovasi produk nasionak di bidang penelitian, pengembangan,
transfer taknologi vaksin dengan perguruan tinggi nasional, lembaga
litbangkes, pemerintah dan peneliti asing seperti JPRI, Virginia Tech,
Lipotek, MCRI, Bionet, Biken dan IWATE. (adm)Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com